Halo semuanya, Kembali lagi dengan aku Khotimah mahasiswa semester 3 ilmu komunikasi di Universitas Mpu Tantular. Kali ini kita akan membahas kembali tentang Dunia PR Writing bersama dosen pengampu Ibu Serepina Tiur maida, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom.,C.AC., C.PS., C.STM. Akan banyak wawasan atau cerita mengenai PR Writing di blog ini dan kali ini aku akan membahas Perbedaan utama antara Public Relations dengan Marketing. Jadi, Stay Tune di blog aku ya!
1. Pengertian Public Relations & Marketing
Hubungan masyarakat atau yang dikenal dengan PR adalah proses jangka panjang dalam membangun dan memelihara hubungan positif antara perusahaan dan lingkungan terdekatnya, yaitu pelanggan, karyawan, investor, media.
Sedangkan Pemasaran adalah konsep yang jauh lebih luas daripada hubungan masyarakat. Ini berfokus langsung pada pasar, permintaan, dan produk. Tujuan utamanya adalah untuk mempromosikan perusahaan, dan sebagai hasilnya, meningkatkan penjualan.
2. Persamaan dan Perbedaan Public Relations & Marketing
Setelah Anda mengetahui teorinya, sekarang saatnya mengenal persamaan dan perbedaannya. Apakah ada titik kontak yang membuat persyaratannya serupa?
PR dan pemasaran memiliki banyak kesamaan. Mereka berdua:
harus konsisten dengan strategi merek secara keseluruhan,
ingin menyampaikan pesan merek yang positif dan efektif kepada pembeli,
sering kali memiliki pendekatan yang sama dan menuju ke arah yang sama,
menyediakan pemasaran konten, seperti testimonial, blog, video, podcast, tetapi mencakup topik lain.
Namun demikian, terdapat lebih banyak perpecahan daripada kesatuan antara PR dan pemasaran. Meski tidak sama, namun keduanya sangat mempengaruhi satu sama lain, diantaranya:
Target Audiens
Strategi PR dan pemasaran cenderung menyasar khalayak yang berbeda . Fokus utama seorang pemasar adalah pelanggan. PR berfokus pada audiens yang lebih luas – pelanggan, media, influencer, dan semua pemangku kepentingan potensial lainnya.
Area Operasi
Umumnya, pemasaran paling terlibat dalam berkeliling pasar dan persyaratannya. Ini termasuk perencanaan, penganggaran, dan manajemen prospek, serta riset pasar yang konstan .PR mengacu pada seluruh aktivitas yang dilakukan perusahaan terhadap lingkungannya, baik di luar maupun di dalam organisasi.
Pencapaian
Pemasar berusaha keras untuk memuaskan kebutuhan pelanggan mereka. Dengan menciptakan kebutuhan dalam diri pelanggan potensial, pemasar dapat mendorong mereka untuk membeli produk.PR tidak dimaksudkan untuk menciptakan kebutuhan tetapi berfungsi terutama untuk membangun citra positif dan membentuk persepsi positif terhadap aktivitas organisasi.
Metrik
Berikut adalah beberapa metrik dari PR, diantaranya:
Dampak merek
Liputan media
Berbagi Suara (SOV)
Waktu respons departemen penjualan,
Jangkauan media sosial dan keterlibatan pengguna (untuk menyederhanakan prosesnya, gunakan alat pelaporan Instagram, misalnya).
Dan berikut adalah beberapa metrik dari pemasaran, diantaranya:
Metrik situs web,
KPI pemasaran digital (seperti CTR, CPA, dll.),
Metrik media sosial,
Metrik pemasaran konten dan SEO,
Metrik penjualan dan pendapatan,
Kerangka Waktu
Dalam pemasaran, fokus Anda adalah di sini dan saat ini . Sebaliknya, PR membutuhkan kesabaran. Berbeda dengan pemasaran yang bertujuan untuk mendapatkan penjualan langsung, PR dapat dianggap sebagai investasi jangka panjang yang akan membuahkan hasil setelah beberapa waktu..
3. Tabel Perbandingan; PR vs Marketing
Sekian blog dari saya. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman.
Referensi:
1. https://www.determ.com/blog/pr-vs-marketing/



Tidak ada komentar:
Posting Komentar