Kamis, 07 Maret 2024

Belajar mengenai Penulisan dalam PR Writing bersama Ibu Serepina, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C. AC., C.PS., C.STMI

Halo guys, kembali lagi dengan aku Khotimah, Jangan bosen ya hheh...

Kali ini aku akan membahas tentang "Kegiatan Penulisan dalam Public Relation".




Kegiatan penulisan dalam public relations adalah sebuah keniscayaan. Walaupun dunia sudah dibanjiri oleh informasi berformat multimedia, namun peran informasi tertulis masih belum tergantikan secara sempurna. Jadi peran kegiatan penulisan (writing) dalam public relations masih sangat penting sampai saat ini.


Menurut F. Rachmadi (1992) dalam bukunya Public Relations dalam Teori dan Praktek, PR adalah suatu kegiatan komunikasi yang bersifat timbal balik. Keefektifan dari komunikasi ini sendiri dilihat dari respons publik terhadap komunikasi tersebut.

Syarat-Syarat Penulisan (Writing) Public Relations Yang Baik

Menurut Dr. Willard G. Bleyer, berita yang baik adalah segala sesuatu yang hangat atau aktual dan menarik perhatian sejumlah pembaca (anything timely that interest a number of readers). Jadi, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi dalam penulisan Public Relations yang baik:

  1. Informasi yang disampaikan harus berdasarkan fakta (akurat) dan sesuai dengan kenyataan.

  2. Aktual (tepat waktu).

  3. Objektif (berdasarkan kenyataan, bukan opini seseorang).

  4. Menarik (informasi yang disampaikan harus tertata dan menimbulkan  pertanyaan bagi pembaca serta khas).

Jenis-Jenis Kegiatan Penulisan (Writing) Public Relations

  1. Press Release (PRL).

  2. Feature (karangan khas).

  3. Artikel.

  4. Advertorial.

  5. Penulisan Surat (Komentar Pembaca).

  6. Selebaran.

  7. Jurnalistik.

Proses Dasar Kegiatan Penulisan (Writing) Public Relations

Proses dasar PR writing ada tiga:

1) Perencanaan.

  1. Merumuskan maksud atau tujuan informasi yang akan disampaikan.

  2. Mendasarkan tulisan pada pokok-pokok pikiran.

  3. Menganalisis publik (sasaran, kebutuhan, dan harapan publik).

  4. Menetapkan media yang akan digunakan.

2) Penulisan.

  1. Membuat draf terlebih dahulu.

  2. Informasi yang ditulis haruslah sederhana, jelas, dan terarah.

  3. Melakukan pengaturan pada bentuk dan teknik penyajian pesan (struktur dan daya tarik pesan)

3) Evaluasi.

Tahap ini dilakukan untuk memeriksa atau mengecek hasil tulisan. Evaluasi dilakukan dengan riset secara berkala untuk kelayakannya, apakah diterima oleh masyarakat atau tidak.


Sekian blog dari saya. Jangan lupa bersyukur untuk hari ini, see you on the next blog teman-teman. 


Referensi:


1. https://maglearning.id/2021/01/19/kegiatan-penulisan-dalam-public-relations/


Source gambar:


1. https://www.komunikasipraktis.com/2016/01/digital-pr-writing-penulisan-humas-online.html



































Kamis, 29 Februari 2024

Penjelasan Singkat tentang PR Writing

       


Hai semuanya, Perkenalkan Saya Khotimah. Saya adalah Mahasiswi semester 3 dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mpu Tantular. Pada blog kali ini saya akan mengulas tuntas tentang PR Writing sebagai matakuliah yang akan di semester 3 ini, bersama Ibu Dosen Pengampu yaitu Ibu Serepina Tiur Maida Serepina, S.Sos., M.Pd., M.I.Kom., C. AC., C.PS., C.STMI
Di blog pertama saya kali ini, saya
mau membahas 3 komponen penting dari PR Writing. Yuk kita simak bersama sama.

Sebelum pembahasan lebih lanjut tentu kita harus mengetahui terlebih dahulu tentang Apa itu PR Writing? 

1. Pengertian Public Relation (PR) Writing

Public Relation (PR) Writing adalah kegiatan seorang Public Relation yang berhubungan dengan kegiatan tulis. Di sini seorang PR tak hanya harus ahli dalam berkomunikasi langsung, tetapi juga harus mampu mengembangkan materi komunikasi secara tertulis, yang mampu mempengaruhi perilaku atau sikap publik

2. Kegiatan yang Meliputi PR Writing 

Dan berikut ini beberapa kegiatan yang meliputi  penulisan PR antara lain 

Dan berikut ini adalah jenis jenis PR Writing 

  • Menulis majalah, mengisi media internal, 
  • Membaca siaran pers,
  • Brosur, 
  • Presentasi Power Point, 
  • Lembar fakta,
  • Posting blog, 
  • Pembuatan artikel fitur, 
  • Mempersiapkan laporan tahunan, dan 
  • Mempersiapkan naskah pidato.

3. Jenis Jenis PR Writing 
  • Jumpa pers, Salah satu materi PR Writing adalah siaran pers atau siaran pers . Materi press release biasanya akan dipublikasikan di berbagai media mulai dari koran, majalah, laman website atau media sosial. Oleh karena itu, penulisan siaran pers mirip dengan penulisan berita yang harus memiliki karakteristik seperti faktual, aktual, penting dan pastinya menarik.
  • Promosi Media, Media Pitch merupakan pesan yang ditujukan kepada jurnalis atau mereka yang berprofesi sebagai editor dari majalah, koran, radio, blog, ataupun televisi yang dibuat dengan singkat, khusus, dan dipersonalisasikan. Media pitch biasanya berbentuk semacam panggilan telepon, namun ada juga yang berbentuk email, bahkan bisa lewat media sosial.
  • Fitur Artikel, Feature merupakan jenis artikel yang ditulis untuk isu tertentu.  Isinya bisa menghibur, menganalisis, juga bisa tentang benda atau manusia, baik di dalam ataupun yang ada di luar berita. Fitur penulisan jika dibandingkan dengan press release memakan cukup banyak biaya, tenaga, dan waktu.
  • Penulisan Pidato, Salah satu tugas seorang PR writer adalah membuat pidato . Materi yang ditujukan untuk pidato terdiri dari tiga bagian, yaitu pembukaan, isi, dan penutup. Penulisan pidato secara umum ditulis dengan gaya bahasa konvensional atau gaya bahasa tutur karena naskah ini nantinya ditujukan untuk dibaca atau disuarakan.
  • Penulisan Konten Online, Selain fokus pada media cetak, seorang staf Public Relations juga harus ahli dalam hal menulis konten online. Perkembangan teknologi yang kian pesat membuat seseorang semakin dekat dengan gadgetnya . Salah satu yang paling mudah menjangkau para target pasar dengan cepat dan tepat saat ini tentu saja melalui media online, baik laman website atau akun media sosial.
  • Materi Komunikasi Krisis, Komunikasi krisis merupakan proses dialog antara publik dengan perusahaan yang bertujuan untuk menangani krisis yang tengah melanda perusahaan.

Nah itulah penjelasan secara singkat tentang PR Writing pada blog kali ini. Semoga bisa menambah wawasan kita semua dan Jangan lupa terus simak blog saya selanjutnya ya. See you on the next blog teman-teman semuanya. Saya Khotimah, see you bye bye….

Sumber :
https://binus.ac.id/malang/2023/07/pr-writing-pengertian-dan-jenisnya/ (PR Writing: Pengertian dan Jenisnya)


Pelatihan Public Speaking Universitas Mpu Tantular

Halo semuanya, kembali lagi dengan aku Khotimah Mahasiswa semester 3 dari Universitas Mpu Tantular Jakarta.  Pada Blog ini aku akan berbagi ...